Rumah Islam

Mari Bersama Belajar dan Membangun Islam

Tuesday, May 22nd

Last update:11:25:17 PM GMT

Raja-raja di Yaman

Suku terdahulu yang dikenal di Yaman dari kalangan Arab Aribah adalah kaum Saba' . Mereka bisa diketahui lewat penemuan fosil Aur, yang hidup dua puluh abad Sebelum Masehi (SM). Puncak peradaban dan pengaruh kektlasaan mereka dimulai pada sebelas tahun SM. Perkembangan mereka bisa dibagi menurut tahapan-tahapan berikut ini : 
  1. Abad-abad sebelum tahun 650 SM. Raja-raja mereka saat itu bergelar "Makrib Saba"', dengan ibukotanya Sharawah. Puing-puing peninggalan mereka dapat ditemui dengan menempuh perjalanan sehari ke arah barat dari negeri Ma'rib, yang dikenal dengan istilah Kharibah. Pada zaman merekalah dimulainya pembangunan bendungan. yang dikenal dengan nama bendungan Ma'rib, yang sangat terkenal dalam sejarah Yaman. Ada yang mengatakan. wilayah kekuasaan kaum Saba' ini meliputi daerah-daerah jajahan di negeri Arab dan di luar Arab. 
  2. Sejak tahun 650 SM. hingga tahun ll0 SM. Pada masa-masa itu mereka menanggalkan gelar "Makrib", dan hanya dikenal dengan raja-raja Saba'. Mereka menjadikan Ma'rib sebagai ibukota. sehagai ganti dari Sharawah. Puing-puing kota ini dapat ditemui sejauh 60 mil Shan'a' ke arah timur 
  3. 3. Sejak tahun 115 SM. hingga tahun 300 M. Pada masa-masa kabilah Himyar dapat mengalahkan kerajaan Saba'. Dan mnejadikan Raidan sebagai ibukotanya, sebagai ganti dari Ma’rib. Kemudian Raidan diganti menjadi DhafYar, Puing-puing peninggalannya dapat ditemukan di sebuah bukit yang di sekitarnya dikelilingi pagar di dekat Yarim. Pada masa itulah mereka mulai jatuh dan runtuh. Perdagangan mereka  bangkrut, sebagai akibat dari perluasan kekuasaan kabilah Nabat ke utara Hijaz. lni sebab pertama, Sebab Iainnya, karena Bangsa Romawi menguasai jalan-jalan perdagangan lewat laut, setelah mereka dapat menguasai Mesir, Suria dan bagian Hijaz utara. Sebab lainnya lagi, adanya persaingan antar kabilah-kabilah di sana. Faktor Faktor inilah yang menyebabkan berpencamya keluarga Qahthan dan mendorong mereka untuk berpindah ke negeri Syasa'ah. 
  4. Sejak tahun 300 M. hingga masuknya Islam ke Yaman. Pada masa-masa itu sering diwamai kekacauan, keributan, revolusi, peperangan antar suku, yang justru membuat mereka menjadi mangsa bagi orang luar, hingga kemerdekaan mereka pun terenggut. Pada masa itu Bangsa Romawi masuk ke Adn. Atas bantuan Bangsa Romawi pula, orang-orang Habasyah bisa merebut Yaman pada awal tahun 340 M, yang justru disibukkan persaingan antara kabilah Hamdan dan Himyar. Penjajahan mereka berlangsung hingga tahun 378 M. Kemudian Yaman bisa mendapatkan kemerdekaannya lagi. Tapi kemudian bendungan Ma'rib jebol sehingga menimbulkan banjir besar seperti yang disebutkan di dalam Al-Qur'an, dengan istilah Sailul-Aram, pada tahun 450 atau 45l M. Setelah itu disusul satu kejadian besar yang mengakibatkan ambruknya peradaban mereka dan mereka pun terpecah belah, 
Pada tahun 523 M, Dzu Nuwas, seorang Yahudi memimpin pasukannya menyerang orang-orang Masehi (para pengikut agama Isa AI-Masih) dari penduduk Najran, dan berusaha memaksa mereka meninggalkan agama Masehi. Karena mereka menolak, maka Dzu Nuwas membuat parit-parit besar yang di dalamnya dinyalakan api, lalu mereka dilemparkan ke dalam api hidup-hidup, sebagaimana yang diisyaratkan Al-Qur'an dalam surat Al-Buruj.
"Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit. yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar, ketika mereka duduk di sekitarnya, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman. Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji, Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu." (QS 85 - Al Buruuj :4-9)
Kejadian ini membakar dendam di hati orang-orang Nasrani dan mendorong mereka untuk memperluas daerah kekuasaan dan penaklukan, yang dimotori imperium Romawi untuk menguasai negeri Arab. Mereka bekerja sama dengan orang-orang Habasyah dan menyiapkan armada lautnya. Ada tujuh puluh ribu pasukan dari penduduk Habasyah yang turun dan mereka menguasai Yaman untuk kedua kalinya, yang dikomandani Ar Fath pada tahun 525 M. Ar Fath bercokol di sana hingga dia dibunuh Abrahah, anak buahnya sendiri, dan dia menggantikan kedudukan Ar Fath di Yaman setelah meminta restu rajanya di Habasyah. Abrahah inilah yang mengerahkan pasukannya untuk menghancurkan Ka’bah, yang dikenal dengan pasukan penunggang gajah. 
Setelah “Peristiwa Gajah” ini, penduduk Yaman meminta bantuan kepada orang-orang Persi. Dengan kerja sama ini mereka bisa mengusir orang-orang Habasyah dari Yaman hingga mereka memperoleh kemerdekaanya pada tahun 575 M, yang dipimpin Ma’di bin Yakrib bin Saif Dzi Yazan Al-Himyary. Kemudian mereka mengangkatnya menjadi raja di sana. Ma’di di Yakrib masih mempertahankan sejumlah orang dari penduduk Habasyah sebagai pengawal yang selalu menyertai prosesimya, yang justru bumerang baginya. Suatu hari mereka bisa membunuhnya. Dengan kematannya pupuslah dinasti raja dari keluarga Dzi’Fazan. Setelah itu Kisra mengangkat penguasa dari bangsa Persi di Shan ‘a’, dan menjadikan Yaman sebagai salah satu wilayah kekeuasaan Persia. Beberapa pemimipin dari bangsa Persi silih berganti menguasai Yaman, dan era kepemimimpinan mereka yang terakhir atas Yaman adalah Badzan, yang kemudian memeluk Islam pada tahun 638 M. Dengan ke-Islamannya ini berakhir sudah kekeuasaan Bangsa Persi atas negeri Yaman.( lihat keterangan lebih rinci mengenai hal ini dalam buku Tafhimul – qur’an, 4/l95-l98 ; tarikhu Ardhil-Qur’an, l/l33 hingga akhir buku. Dalam penetapan tahun-tahunnya, ada perbedaan yang cukup mencolok di berbagai refrensi sejarah. Sebagaian ayat Al-Qur’an telah menyatakan bahwa hal ini tiada lain hanyalah dongen g orang-orang terdahulu ) 
Ilmuwan MuslimIbnu Sina, Bapak Kedokteran Modern

article thumbnail

Abu 'Ali al-Husain bin' Abd Allāh bin Sīnā ', yang dikenal sebagai Abu Ali Sina (Arab : ابوعلی سینا) atau Ibnu Sina (Arab : ابن سینا) atau barat mengenalnya dengan nama Latin A [ ... ]


Muslim Lainnya