Rumah Islam

Mari Bersama Belajar dan Membangun Islam

Wednesday, Feb 08th

Last update:11:25:17 PM GMT

You are here: Nabi dan Rasul Muhammad saw Fisik Nabi saw : Bagian Kepala

Fisik Nabi saw : Bagian Kepala

Fisik Nabi Muhammad saw : Bagian Kepala

 Bentuk Kepala : Besar
Diriwayatkan dari Al-Hasan bin Ali, dari pamannya yaitu Hindi bin Abi Halah, ia berkata, "Rasulullah memiliki kepala yang besar." (HR. Ath-Thabarani, At-Tirmidzi, dan Ahmad)
Dari Nafi' bin Jubair, ia mengabarkan bahwa Ali bin Abi Thalib telah mengungkap sifat fisik Nabi "Beliau itu kepalanya besar," ungkap Ali. (HR. Abu Ya'la dan Al-Baihaqi)

Bagian Kening : Lebar

Diriwayatkan dari Al-Hasan bin Ali, pamannya Hindi bercerita, `Rasulullah mempunyai kening yang lebar." (HR. Ath Thabarani, Al Baihaqi, dan At Tirmidzi)

Alis : Panjang dan tidak menyatu

Masih dari Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib, dari pamannya Hindi bin Halah, ia berkata, "Rasulullah memiliki alis yang panjang, sempurna tanpa menyatu kedua ujungnya. Di antara keduanya terdapat otot yang terlihat ketika darah berkumpul." (HR. Ath-Thabarani, Al-Baihaqi, dan At- Timidzi)

Bagian Mata : Bulu Mata Lentik dan Bola Mata Hitam (Ada yang mengatakan Biru)

Dari Al-Hasan bin Ali, dari Hindi bin Abi Halah, ia berkata, "Rasulullah memiliki dua bola mata yang hitam. Alisnya memanjang sempurna tanpa menyatu. Sedangkan bulu matanya panjang lentik." (HR. Ath-Thabarai Ibnu Katsir)
Diriwayatkan dari Jabir bin Samurah, "Kedua putih mata Rasulullah yang paling menarik." (HR. Muslim, Ahmad, dan Al-Baihaqi)
Abu Dawud meriwayatkan sebuah hadits dari Syu'bah, "Rasulullai itu bermata biru." 
Masih dari Jabir bin Samurah, ia berkata, "Setiap kali saya melihat muka Rasulullah tampak matanya bercelak, padahal beliau tidak memakai celak." (HR. At-Tirmidzi, Hakim, dan Ahmad)

Pipi : Halus dan Lembut

Dari Al-Hasan bin Ali, dari pamannya yaitu Hindi bin Abi Halah meriwayatkkan, "Rasulullah memiliki dua pipi yang halus dan lembut (HR. Ath-Thabarani dan Az-Zabidi)

Hidung : Mancung dan Bercahaya

Diriwayatkan dari Hindi bin Abi Halah, "Rasulullah itu berhidung mancung dan bercahaya. Orang yang tidak mengetahuinya menganggap tulang hidung beliau panjang sampai ujung hidung." (HR. A th-Thabarani Ibnu Katsir)

Mulut Lebar dan Gigi Saling Berjauhan dan Tersusun Rapi

Jabir bin Samurah berkata, "Rasulullah itu bermulut lebar." (HR Muslim dan Ahmad)
Menurut Jumai', "Rasulullah itu bermulut lebar dan gigi-giginya (gigi seri dan gerahamnya) berjauhan" (HR. Al-Haitsami dan Ibnu Katsir)
Ibnu Abbas menceritakan, "Rasulullah itu memiliki gigi seri yang rata." (HR. Ad-Darimi, At-Tirmidzi, dan Al-Baihaqi)
Sedangkan Abu Hurairah meriwayatkan, "Rasulullah itu mempunyai gigi depan yang bagus." (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad)

Aroma Mulut : Wangi

Anas bin Malik menuturkan, "Saya menemani Nabi selama sepuluh tahun. Selama itu, saya selalu menghirup nafasnya yang wangi. Tidak ada orang lain yang aroma mulutnya sewangi aroma mulut beliau." (HR. Ibnu Ahmad, dan Al-Baihaqi)

Wajah : Bercahaya bagai Bulan Purnama

Dan Al-Hasan, dari pamannya yaitu Hindi, ia bercerita, "Rasulullah adalah seorang manusia yang agung. Wajahnya bercahaya bagaikan sinar rembulan di malam purnama." (HR. Ath-Thabarani)
Diriwayatkan dari Ali, "Wajah Rasulullah berbentuk bulat." (HR. At Timidzi)
Dari Jabir bin Samurah ia juga berkata, "Rasulullah berwajah bulat." (HR. Muslim, At-Tirmidzi, dan Ahmad)
Ummu Ma'bad menggambarkan fisik Rasulullah, "Saya melihat beliau seorang yang wajahnya ceria dan bercahaya." (HR. Al-Hakim, Ath-Thabarani, Abu Nu'aim, Al-Baihaqi, dan Ibnu Sa'ad)

Janggut : Lebat

Dari Al-Hasan bin Ali, dari pamannya yaitu Hindi, ia berkata, "Rasulullah memiliki janggut yang lebat." (HR. Ath-Thabarani dan Ahmad)
Ali bin Abi Thalib menuturkan, "Rasulullah berjanggut lebat." (HR. AtTirmidzi dan Al-Baihaqi)
Begitu pula Ummu Ma'bad menceritakan, "Rasulullah memiliki janggut yang lebat." (HR. Al-Hakim dan Ath-Thabarani)
Diriwayatkan dari Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya bahwa Rasulullah saw suatu saat memegang janggut. Panjang dan lebar janggut berukuran sama. (HR. Al-Qurthubi dalam Tafsirnya)

Rambut : Ikal, Lebat, Terurai, Panjang sampai Pundak atau Telinga

Dari Al-Bara', ia berkata, "Rasulullah berambut lebat sampai menyentuh daun telinga." (HR. Muslim)
Masih dari Al-Bara', "Rasulullah memiliki rambut yang sampai pada pundaknya." (HR. Muslim)
Dari Anas bin Malik, ia berkata, "Rasulullah rambutnya ikal, tidak terurai dan tidak pula keriting." (HR. Al-Bukhari, Muslim, At-Tirmidzi. Baihaqi, dan Malik)
Dari Al-Hasan, dari pamannya yaitu Hindi, ia berkata, "Rasulullah mengikat rambutnya. Ketika jambulnya dilerai, ikatan itu dilepasnya. Dari air keadaan seperti itu, panjang rambut beliau sampai menyentuh daun telinganya." (HR. Ath-Thabarani)
Anas menuturkan, "Rambut Rasulullah panjangnya sampai tengah telinga." (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Hibban)
Diriwayatkan dari Aisyah, "Rasulullah mempunyai rambut yang lebat di bagian ubun-ubunnya dan tidak melewati telinga." (HR. At-Tirmidzi, Al-Baihaqi, dan Abu Dawud)
Dari Ummu Hani binti Abi Thalib, ia berkata, "Rasulullah dating ke Kota, Makkah dengan rambutnya yang bergombak empat." (HR. Ibnu Maj.* Al-Baihaqi, dan Abu Dawud)
Masih dari Ummu Hani, ia menuturkan, "Ketika Rasulullah dating ke Kota Makkah pada pertama kali, beliau memiliki rambut dengan gombai empat." (HR. Ibnu Majah dan Al-Baihaqi) 
Diriwayatkan dari Aisyah, ia berkata, "Apabila Rasulullah merapikan rambutnya dengan sisir, rambut beliau terlihat seperti batu pasir (lebat dan rapih)." (Hadits ini belum ditemukan sumbernya)
Dari Ibnu Abbas, ia berkata, "Nabi biasanya mengikat rambut di bagian ubun-ubunnya seperti halnya yang dilakukan oleh Ahli Kitab. Kemudian setelah itu, beliau melepaskannya seperti yang dilakukan orang Arab." (HR. Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ibnu Majah)
Anas menuturkan bahwa Nabi mengikat rambut sekehendaknya di bagian ubun-ubunnya. Setelah itu, beliau melepaskannya." (HR. Al-Bukhari dan Al-Baihaqi)

Leher : Jenjang, Putih

Diriwayatkan dari Ummu Ma'bad, ketika mensifati Rasulullah, ia berkata, "Beliau memiliki  leher yang jenjang." (HR. Ibnul Qayyim dalam Kitab Zad Al-Ma'ad)
Dari Al-Hasan bin Ali, dari pamannya yaitu Hindi, ia menuturkan, "Leher Rasulullah itu sepertinya jenjang dan terlihat membentuk dalam putihnya perak." (HR. Al Baihaqi dalam Syua'bul Iman)
Dari Utsman bin Abdil Malik, ia mendapat informasi dari pamannya yang juga termasuk salah seorang pengikut Ali dalam Perang Shiffin, dari Ali bin Abi Thalib, ia berkata, "Leher Rasulullah seperti teko dari perak (berbentuk jenjang)." (HR. Al-Baihaqi) 

 

Ref : Al Wafa, Kesempurnaan Pribadi Nabi Muhammad saw, Ibnul Jauzi 

Sahabat NabiSahabat Nabi

article thumbnail

Definisi Sahabat Nabi Sahabat Nabi, dari kata shahabah (ash-shahaabah, الصحابه) adalah mereka yang mengenal dan melihat langsung Nabi Muhammad SAW, membantu perjuangannya dan meninggal dalam k [ ... ]


Muslim Lainnya