Rumah Islam

Mari Bersama Belajar dan Membangun Islam

Saturday, May 19th

Last update:11:25:17 PM GMT

You are here: Informasi dan Iptek Pengobatan Mengobati Sakit Perut

Mengobati Sakit Perut

E-mail Cetak PDF
Disebutkan di dalam Ash-Shahihain, dari Abu Sa" id Al-Khudry, ada seorang laki-laki menemui Nabi ShallallahuAlaihi wa Sallam seraya berkata, “Sesungguhnya saudaraku mengeluh perutnya sakit."
Beliau bersabda, "Minumi dia madu."
Maka orang itu beranjak pergi, kemudian kembali lagi, seraya berkata, "Aku sudah meminuminya madu, tapi tidak ada perubahan apa-apa.- Beliau bersabda, "Minumi dia madu."
Orang itu beranjak pergi, kemudian kembali lagi dan mengatakan hal yang sama, hingga tiga atau empat kali dan beliau juga mengatakan hal yang sama. Akhirnya beliau bersabda,"Allah benar dan perut saudaramu itu yang tidak beres."
Madu mempunyai manfaat yang amat besar, yaitu :
  1. Membersihkan kotoran-kotoran yang ada di urat, usus dan lain-lainnya, 
  2. Mudah larut jika diminum atau dicampur dengan yang lain, bermanfaat bagi orang tua yang sudah renta, menghangatkan badan, mudah dicerna karena lembut dan halus, menjaga kekuatan pencemakan, menghilangkan dampak negatif penggunaan obat-obat yang kurang baik bagi tubuh, melancarkan urine, menghilangkan lendir akibat batuk. Jika diminum dalam keadaan panas dan dicampur dengan minyak bunga, bermanfaat untuk menangkal gigitan ular. Jika diminum hanya dengan campuran air bisa menangkal akibat dari gigitan anjing liar. Jika daging segar dimasukkan ke dalam madu, maka kesegarannya bisa bertahan hingga selama tiga hulan. Bahkan untuk jenis sayur dan buahbuahan bisa bertahan hingga sekitar enam bulan, dan juga bisa mengawetkan mayat, hingga madu juga disebut penjaga yang dapat dipercaya.
  3. Manfaat lain, bisa dioleskan ke kepala untuk menjaga kesuburan ramhut dan membuatnya bertambah bagus. Madu juga bisa dijadikan bahan campuran celak untuk menajamkan pandangan, untuk menggosok gigi agar semakin bertambah putih dan mengkilap, menjaga kesehatan gigi dan gusi, bisa membuka pori-pori kulit, membersihkan endapan di dalam perut besar dan menghangatkannya dengan kehangatan yang sedang-sedang.
  4. Madu merupakan makanan di samping berbagai macam makanan yang lain. merupakan obat di samping berbagai macam obat yang lain, merupakan minuman di samping berbagai minuman yang lain, merupakan pemanis di samping berbagai macam pemanis lain, merupakan sesuatu yang disenangi di samping berbagai macam hal yang disenangi. Tidak ada sesuatu yang diciptakan bagi kita yang lebih baikaripada madu, tidak ada yang menyerupai dan mendekatinya. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam biasa meminumnya dengan campuran air sebelum makan. Yang demikian ini merupakan rahasia untuk menjaga kesehatan, yang tidak diketahui kecuali oleh orang yang pandai.
Di dalam Sunan Ibnu Majah disebutkan secara marfu' dari hadits Abu Hurairah, "Siapa yang meminum madu tiga kali tenggakan pada pagi hari setiap bulan, maka dia tidak akan terkena penyakit yang parah."
Begitulah resep pengobatan madu yang disampaikan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam. Tentang sabda beliau, "Perut saudaramu itu yang tidak beres", merupakan isyarat tentang akurasi manfaat madu ini. Sebab penyakit yang tidak bisa disembuhkan bukan semata karena keterbatasan efektifitas obat, tapi karena memang perut itu yang tidak beres, atau karena adanya unsur yang sudah rusak di dalamnya. Pengobatan Nabi Shallallahu Alaihi wa Salam tidak seperti pengobatan para dokter, karena pengobatan beliau mutlak bisa dipercaya dan ketentuan dari Allah, yang disampaikan lewat wahyu dan misykat nubuwah. Sementara pengobatan selain beliau hanya sekedar dugaan, kira-kira, eksperimen, diagnosis dan analisis. Allah befirman tentang madu yang dihasilkan lebah ini,
''Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia." (An-Nahl: 69).

Ref : Zaadul Maad, Ibnu Qayim Jauziyah