Setelah itu diriwayatkan bahwa :
“Beliau mengucapkan takbir, lalu sujud untuk sujud yang kedua." (HR.Al Bukhari dan Muslim)
Hal ini beliau perintahkan kepada orang yang shalatnya tidak betul. Beliau bersabda kepadanya setelah memerintahnya untuk berthuma’ninah di antara dua sujud, sebagaimana yang telah lalu :
“Kemudian ucapkanlah ‘Allahu Akbar’, lalu bersujudlah hingga tulang-tulang persendianmu menjadi tenang. Kemudian, lakukanlah hal itu di seluruh shalatmu. (Abu Daud dan Al Hakim, dishahihkan dan disepakati oleh Adz-Dzahabi. Sedangkan tambahan adalah riwayat al-Bukhari dan Muslim)
Diriwayatkan bahwa kadangkala :
“Beliau mengangkat kedua tangannya bersamaan dengan takbir ini." (Abu ‘Uwanah dan Abu daud dengan dua sanad yang shahih.
Di dalam sujud ini, beliau melakukan seperti apa yang dilakukannya di dalam sujud yang pertama. Kemudian diriwayatkan bahwa :
“Beliau mengangkat kepalanya sambil bertakbir." (HR. Muslim dan Al-Bukhari).
Hal ini beliau perintahkan kepada orang yang shalatnya tidak betul. Beliau bersabda kepadanya, setelah memerintahkannya untuk bersujud yang kedua, sebagaimana yang telah diterangkan. Selanjutnya diriwayatkan bahwa :
Kemudian beliau mengangkat kepalanya, lalu bertakbir. (HR. Abu Daud dan Al Hakim serta dishahihkan dan disepakati oleh Adz Dzahabi).
Dan beliau bersabda kepada orang yang shalatnya tidak betul itu :
“Kemudian, lakukanlah hal itu di dalam setiap rakaat dan sujud. Apabila kamu melakukan hal itu, maka telah sempurnalah shalatmu, dan apabila kamu menguranginya sedikit saja, maka kamu telah mengurangi shalatmu.(HR. Ahmad dan At-Tirmidzi serta dishahihkan olehnya)
Referensi :
- Wahai anaku, inilah tatacara sholat sesuai Nabi disertai tata cara wudhu dan dzikir setelah sholat, Tim Pustaka Ibnu Katsir
- Shifatu Shalatin Nabiyyi saw (minal Takbir ila't taslim Kaannaka Taraha), Muhammad Nashiruddin Al Albani.
| 13.a Bacaan Duduk Di Antara Dua Sujud< Sebelumnya |
|---|










