Ibadat atau Ibadah ( عبادة) atau ibada yang berarti penghambaan
Secara bahasa dapat diartikan dengan berarti :
- Perbuatan atau penyataan bakti terhadap Allah atau Tuhan yang didasari oleh peraturan agama.
- Segala usaha lahir dan batin yang sesuai perintah agama yang harus dituruti pemeluknya.
- Ritual yang berhubungan dengan agama.
Ibadah secara bahasa (etimologi ) berarti merendahkan diri serta tunduk.
Sedangkan menurut syara’ ( terminologi ) ibadah mempunyai banyak definisi, tetapi makna dan maksudnya satu. Definisi itu antara lain adalah :
1. Ibadah adalah taat kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya melalui lisan para Rasul – Nya.
2. Ibadah adalah merendahkan diri kepada Allah SWT, yaitu tingkatan tunduk yang paling tinggi disertai dengan rasa mahabbah ( kecintaan ) yang paling tinggi.
3. Ibadah adalah sebutan yang mencakup seluruh apa yang dicintai dan diridhai Allah SWT, baik berupa ucapan atau perbuatan, yang zhahir maupun yang bathin. Inilah definisi yang paling lengkap.
Ibadah menurut Al Quran
Pengertian ibadah dapat ditemukan melalui pemahaman bahwa :
- Kesadaran beragama pada manusia membawa konsekwensi manusia itu melakukan penghambaaan kepada tuhannya. Dalam ajaran Islam manusia itu diciptakan untuk menghamba kepada Allah, atau dengan kata lain beribadah kepada Allah (Adz-Dzaariyaat QS. 51:56).
- Manusia yang menjalani hidup beribadah kepada Allah itu tiada lain manusia yang berada pada shiraathal mustaqiem atau jalan yang lurus (Yaasiin QS 36:61)
- Sedangkan manusia yang berpegang teguh kepada apa yang diwahyukan Allah, maka ia berada pada shiraathal mustaqiem atau jalan yang lurus (Az Zukhruf QS. 43:43).
Itulah mengapa umat Islam tidak diperkenankan memutuskan suatu persoalan hidupnya sekiranya Allah dan Rasul-Nya sudah memutuskan perkara itu (Al Ahzab QS. 33:36)
Sedangkan menurut terminologi ialah
Penghambaan diri kepada Allah Subhanahu wa Taala dengan mentaati segala perintah- Nya dan menjauhi segala larangan-Nya sebagaimana yang telah diajarkan Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam, disertai dengan penuh rasa kerendahan hati dan penuh rasa cinta.
Ref :
Wikipedia.org
Kitab Tauhid, Syeikh At Tamimi
Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah, Yazid bin Abdul Qadir Jawas
| Berikutnya >Ihsan |
|---|









