Rumah Islam

Mari Bersama Belajar dan Membangun Islam

Sunday, Feb 05th

Last update:11:25:17 PM GMT

You are here: Aqidah Iman Kepada Allah Dasar Tauhid

Dasar Tauhid

Ketahuilah,  bahwa  sesunguhnya  kelurusan  ajaran  Nabi  Ibrahim  'alaihis  salam adalah beribadah  kepada  Allah  secara  ikhlas  dalam  melaksanakan  ibadah  kepada-Nya.  Allah berfirman  [artinya]:

 "Dan  Aku  tidak  menciptakan  jin  dan  manusia  melainkan  supaya mereka beribadah kepada-Ku. (Adz-Dzariyaat1:56)

Dan bila Anda telah tahu bahwasanya Allah menciptakanmu untuk beribadah kepada-Nya, maka ketahuilah  bahwa ibadah  tidak disebut  ibadah  kecuali  bila  disertai dengan tauhid. Sebagaimana shalat, tidaklah disebut shalat bila tidak disertai dengan bersuci.

Bila ibadah dicampuri syirik, maka rusaklah ibadah itu, sebagaimana rusaknya shalat bila disertai adanya hadatz (tidak suci). Allah berfirman [artinya]:

"Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan mesjid-mesjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka itu kekal di dalam neraka" (At-Taubah: 17)

Oleh karena itu,  perlu  dipahami bahwa ibadah  yang  bercampur  dengan  kesyirikan akan merusak   ibadah itu sendiri. Dan ibadah yang bercampur dengan syirik itu akan menggugurkan amal sehingga pelakunya menjadi penghuni neraka, Allah SWT berfirman

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu,  bagi siapa  yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang  mempersekutukan  Allah,  maka  sungguh  ia  telah  berbuat  dosa  yang  besar."  (An- Nisaa': 48)

Ref : Dasar Memahami Tauhid, Syaikh At Tamimi