Nama lain 'Aqidah Yang Terlarang dan Alasannya :
Banyak orang yang menamakan apa yang mereka yakini dari prinsip-prinsip atau pemikiran yang mereka anut sebagai keyakinan, sekalipun hal itu palsu (bathil) atau tidak mempunyai dasar (dalil) 'aqli maupun naqli. Ada beberapa istilah lain yang dipakai oleh firqah (sekte) sebagai nama dari ilmu 'aqidah, dan yang paling terkenal di antaranya adalah :
1. Ilmu Kalam
Penamaan ini dikenal di seluruh kalangan aliran teologis mutakallinin (pengagung ilmu kalam).
Nama ini tidak boleh dipakai, karena ilmu Kalam mempunyai prinsip taqawwul (mengatakan sesuatu) atas Nama Allah dengan tidak dilandasi ilmu serta bertentangan dengan metodologi ularna dalarn menetapkan masalah-masalah 'aqidah sehingga dapat menciptakan persepsi Aqidah yang tidak sesuai dengan Islam dan menyesatkan.
2. Filsafat
Istilah ini dipakai oleh para filosof dan orang yang sejalan dengan mereka. Ini adalah nama yang tidak boleh dipakai dalam aqidah, karena dasar filsafat itu adalah khayalan, rasionalitas, fiktif dan pandangan-pandangan khurafat tentang hal-hal yang ghaib.
3. Tashawwuf
Istilah ini dipakai oleh sebagian kaum Shufi, filosof, orientalis serta orang-orang yang sejalan dengan mereka.
Nama yang tidak boleh dipakai karena terkandung igauan kaum Shufl, klaim-klaim dan pengakuan-pengakuan khurafat mereka yang dijadikan sebagai rujukan dalam 'aqidah dan ada perbedaan yang jauh antara Shufi dengan ajaran AlQur-an dan As-Sunnah (1) serta mengandung berbagai ajaran diluar Islam.
Tashawwuf dan Shufi tidak dikenal pada awal Islam dan terkenal (ada) setelah itu atau masuk ke dalam Islam dari ajaran agama dan keyakinan selain Islam
Tashawwuf sendiri dipengaruhi oleh kehidupan para pendeta Nasrani (2), yang diantara kebiasaannya ialah mereka suka memakai pakaian dari bulu domba dan berdiam di biara-biara, dan ini banyak sekali. Islam memutuskan kebiasaan ini ketika la membebaskan setiap negeri derigan tauhid. Islam memberikan pengaruh yang baik terhadap kehidupan dan memperbaiki tata cara lbadah yang salah dari orang-orang sebelum Islam.
Sumber Tashawwuf diambil dari para pendeta Kristen, Brahmana, Hindu, Yahudi, serta ke zuhudan Budha, konsep asy-Syu'ubi di Iran yang merupakan Majusi di periode awal kaum Shufi, Ghanusiyah, Yunanl, dan pemikiran Neo-Platoisme, yang dilakukan oleh orang-orang Shufi belakangan. (3)
4. Ilaahiyyat (Teologi)
Ilahiyyat adalah kajian 'Aqidah dengan metodologi filsafat. Ini adalah nama yang dipakai oleh mutakallimin, Para filosof, para orientalis dan Para pengikutnya.
Nama ini tidak boleh dipakai, karena yang mereka maksud adalah filsafatnya kaum filosof dan penjelasan - penjelasan kaum mutakallimin tentang Allah menurut persepsi mereka.
5. Kekuatan di Balik Alam Metafisik
Sebutan ini dipakai oleh Para filosof dan Para penulis Barat serta orang-orang yang sejalan dengan mereka.
Nama ini tidak boleh dipakai, karena hanya berdasar pada pemikiran manusia semata dan bertentangan dengan Al-Qur-an dan As-Sunnah.
Catatan Kaki
1. Syaikh Dr. Ihsan Ilahi Zhahir, at-Tashawwuf al-Mansya' wal Mashaadir
2. Dr. Shabir Tha'imah - komentar dalarn kitabnya, -ash-Shuufiyyah Mu'taqadan wa Maslakan
3. Syaikh Dr. Ihsan Ilahi Zhahir, at-Tashawwuf al-Mansya' wal Mashaadir
Ref : Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah, Yazid bin Abdul Qadir Jawas
| Aqidah yang harus diikuti< Sebelumnya | Berikutnya >Nama - nama Aqidah |
|---|









