Rumah Islam

Mari Bersama Belajar dan Membangun Islam

Wednesday, Feb 08th

Last update:11:25:17 PM GMT

You are here: Aqidah Iman kepada Qada dan Qadar Allah Telah Menuliskan Segala Sesuatu

Allah Telah Menuliskan Segala Sesuatu

Allah swt telah menuliskan segala takdir dalam kitab Lauhul Mahfuzh

كَتَبَ الله مَقَادًيٌرَ الخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ بِخَسِيْنَ أَلْفَ سَنَةٍ

"Allah telah mencatat seluruh takdir makhluk 50.000 tahun sebelum Allah menciptakan langit dan bumi." (HR Muslim, Tirmidzi, Ahmad, Abu Dawud ath Thayalisi dari sahabat Abdullah bin Amr bin Ash ra. Lafadzh ini diambil dari Muslim

 

 

Nabi saw juga ersabda

إِنَّ أَوَّلَ مَا خَلَقَ اللهُ اَلْقَلَمَ , قَالَ لَهُ : اُكْتُبْ ! قَالَ : رَبِّ وَمَاذَا أَكْتُبُ ؟ قَالَ : أُكْتُبْ مَقَادِيْرَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى تَقُوْمَ السَّاعَةُ 

"Yang pertama kali Allah ciptakan adalah Qalam (pena), lalu Allah berfirman kepadanya : "Tulislah!" Ia menjawab : "Wahai Rabb-ku apa yang harus aku tulis ?" Allah berfirman : "Tulislah taqdir segala sesuatu sampai terjadinya Kiamat." (HR ABu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Abi 'Ashim, al Anjury, Ahmad, Abu Dawud ath Thayalisi dari Ubadah bin Ash Shamit. Hadis ini Shahih

 

Allah swt berfirman

 

"Apakah kamu tidak mengethaui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada dilangit dan dibumi ? Bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Al Lauhul Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu sangat mudah bagi Allah. " QS Al Hajj : 70

"Tiada sesuatu bencana pun yang menimpa di bumi (tidak pula) pada dirimu sendiri, melainkan telah tertulis dalam kitab (Al Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah. " QS Al Hadiid : 22

 

Dari keterangan diatas dapat disimpulkan bahwa apapun yang telah ditaqdirkan akan menimpa manusia tidak akan melesat darinya dan sebaliknya jika tidak ditaqdirkan akan menimpa maka apaun yang terjadi tidak akan menimpa manusia tersebut.

Taqdir ini mengikuti ilmu Alah swt baik secara global maupun terperinci

 

Selanjutnya bagi setiap Muslim wajib mengimani qadha dan qadhar yang baik dan buruk yang merupakan rahasia Allah yang tidak diketahui oleh siapaun melainkan Allah sendiri.

 

Ref : Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah, Yazid bin Abdul Qadir Jawas