Rumah Islam

Mari Bersama Belajar dan Membangun Islam

Wednesday, Sep 24th

Last update:12:28:51 AM GMT

You are here: Aqidah Iman kepada Hari Akhir Tanda Iman Pada Orang Yang Meninggal

Tanda Iman Pada Orang Yang Meninggal


Seseorang yang meninggal dalam keadaan beriman dapat ditandai dengan keluarnya keringan pada pelipisnya. Hal ini sesuai Hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari buraidah, bahwa Nabi Shallahu Alaihi wa Sallam bersabda :

“Orang mukmin  itu meninggal dengan keringat di pelipisnya.” (Ditakhrij oleh At Tirmidzi dan dia mengatakan hadits ini shahih. Al Albani mengatakan dalam Ahkam Al Jana’iz dan Shahih al Jami’ bahwa hadis ini Shahih)

Dan diriwayatkan pula dari Salman al Farisi dia berkata : “Saya pernah mendengan Rasulullah bersabda,

“Perhatikanlah tiga hal pada seorang mayit ketika dia meninggal :

Jika pelipisnya berkeringat, matanya berlinang dan hidungnya mengembang, itu adalah rahmat dari Allah yang telah turun kepadanya.

Jika dia mendengkur seperti onta muda yang dicekik, padam roman mukanya dan berbuih kedua mulutnya, itu adalah adzab Allah Ta’ala yang telah menimpanya.” (Dhaif. Hadis ini disebutkan oleh Ibnu Thulun dalam At Tahrir al Murassakh, dimana beliau mengatakan At Tirmidzi telah meriwayatkan hadits ini dalam Nawadir Al Ushul. Dan hadits ini dinyatakan dhaif oleh Al iraqi dalam kitabnya At Takhrij Ala Al Ihya)

Dan kata sebagian ulama, Mukmin itu pelipisnya berkeringat karena malu kepada Tuhannya atas pelanggaran-pelanggaran yang telah diakukannya. Karena anggota-anggota tubuh bagian bawah telah mati dan masih tersisa kekuatan-kekuatan hidup dan aktifitas di bagian atas, maka rasa malu itu tampak di kedua matanya. Dan saat itulah memang waktunya malu.

Adapun orang kafir , semuanya itu tidak dialaminya. Sedang ahli tauhid yang mendapat siksa, juga tidak mengalami pengalaman seperti yang disebutkan itu, karena sibuk dengan siksaan yang menimpanya. Keringat yang tampak di pelipis adalah tanda para orang yang mendapat rahmat, karena tidak seorang pun dari para wali, shiddiq atau orang-orang shaleh melainkan dia merasa malu kepada Tuhannya disertai rasa senang karena menerima kabar gembira.

Qurthubi mengatakan bahwa terkadang tanda itu tampak semuanya, kadang hanya satu dan kadang dua. Beliau pernah melihat hanya keringat di pelipis saja yang tampak. Dan semua itu bergantung pada tingkatan amal masing-masing orang. Wallahu’alam.

Dalam hadits riwayat Ibnu Mas’ud disebutkan , “Kematian orang mukmin ity (bisa ditandai) dengan keringat dipelipis. Masih ada padanya sisa doasa-dosanya, maka akan dikurangi saat dia meninggal.” (Lihat Ahkam Al Jana’iz, karya Al Albani)

Maksudnya ialah diperberat guna membersihkan dosa-dosanya.

 

Ref : At Tadzkirah fii Ajwaali Mautaa wa Umuuri Al Akhirat, Imam Syamsuddin al Qurthubi