Rumah Islam

Mari Bersama Belajar dan Membangun Islam

Saturday, Apr 19th

Last update:12:28:51 AM GMT

Hukum Memandikan Jenazah

Hukum memandikan jenazah

Ada dua pendapat mengenai hukum memandikan jenazah, yaitu :
1. Fardhu kifayah.
2. Sunah kifayah. Kedua tersebut terdapat dalam madzhab Maliki.
Sebab perbedaan pendapat:
Memandikan jenazah dinukil melalui dalil amali, dan bukan dalil qauli (dalil perkataan). Dalil amali juga memiliki teks yang menunjukkan arti wajib atau sama sekali menunjukkan hal tersebut. Abdul Wahhab berhujjah atas wajib memandikan jenazah, berdasarkan sabda Rasulullah SAW saat putrinya meninggal dunia,
"Mandikan dia tiga atau lima kali.
Dan sabda Rasulullah SAW tentang orang berihram yang meninggal dunia,
"Mandikan dia. " 
Ulama yang berpendapat bahwa sabda tersebut merupakan tuntunan tentang tata cara memandikan jenazah dan bukan perintah, tidak menyatakan bahwa hukum memandikan jenazah sebagai wajib. Dan ulama yang berpendapat bahwa sabda tersebut mengandung makna perintah dan tata cara memandikan jenazah, menyatakan bahwa hukum memandikan jenazah adalah wajib. 
 
Ref : Bidayatul Mujtahid, Ibnu Rusyd