Tingkat keilmuan Manusia
Tingkatan keilmuan tiap manusia jelas berbeda, hal ini dibedakan menjadi seperti berikut :
- Ilmu (ﻢﻠﻋ) : yaitu mengetahui sesuatu sesuai dengan yang sebenarnya dengan pasti/yakin.
- Jahil Basith ( ﻞﻬﺟ ﻂﻴﺴﺑ ) : yaitu tidak mengetahui sesuatu secara menyeluruh (yakni mengetahui sesuatu secara sebagian saja, pent).
- Jahil Murokkab ( ﻞﻬﺟ ﺐﻛﺮﻣ ) : yaitu mendapat pengetahuan tentang sesuatu dari segi yang menyelisihi apa yang sebenarnya.
- Dzonn (ﻦﻇ) : yaitu mendapat pengetahuan tentang sesuatu dengan kemungkinan adanya (pendapat) lainnya yang marjuh/lemah.
- Wahm (ﻢﻫﻭ) : yaitu mendapat pengetahuan tentang sesuatu dengan kemungkinan adanya (pendapat) lainnya yang rojih/kuat.
- Syakk (ﻚﺷ) : yaitu mendapat pengetahuan tentang sesuatu dengan kemungkinan adanya (pendapat) lainnya yang sama kuat.
Ref : Prinsip Ilmu Ushul Fiqih, Asy-Syaikh al-'Allamah Muhammad bin Sholeh al-'Utsaimin http://tholib.wordpress.com
| Ushul Fiqih : Pembagian Ilmu< Sebelumnya | Berikutnya >Ushul Fiqih : Ilmu |
|---|










Ketokohan ilmuwan Islam yang bernama lengkap Muhammad bin Zakaria ini memang sukar ditandingi dalam dunia pengobatan. Ia yang lebih populer dipanggil Al Razi ini adalah orang pertama membuat jahitan...
Istilah algoritma, mungkin bukan sesuatu yang asing bagi kita. Ditinjau dari asal-usul katanya, kata ‘Algoritma’ mempunyai sejarah yang agak aneh. Orang hanya menemukan kata Algorism yang berarti...
Nama lengkapnya Abu Muhammad Abdallah Ibn Ahmad Ibn al-Baitar Dhiya al-Din al-Malaqi. Namun salah satu ilmuwan Muslim terbaik yang pernah ada ini lebih dikenal sebagai Ibnu Al-Baitar. Dia dikenal seba...